Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

Menggapai Ma'rifat Hidup

📝 "Menggapai Ma'rifat hidup dalam pencapaian diri untuk bisa meraih, menemui dan slalu mencintai Nya." Melihat situasi saat ini perih rasanya hati  ini, sebab demi perut yang lapar manusia rela melakukan apa saja, dengan iman yang rapuh dan jiwa yang kosong. Sesungguhnya kebanyakan manusia lupa harus menggantungkan hidup pada siapa 😢 Ketahuilah, Jangan pernah bergantung pada manusia. Apalagi pada ajakan dan bujuk rayu syaitan yang slalu berusaha menyesatkan manusia, hingga misi mereka (para syaitan) berhasil, menarik manusia pada tempat kehinaan, tempat akhir hidup dalam kepedihan kelak. Demi perut yang lapar, Manusia tega meregangkan nyawa manusia lainnya, Bahkan ada dua kemungkinan, Ruh manusia lain yang akan terpisah dari tubuhnya, Atau ruh mereka sendiri yang akan terlepas dari jasadnya.... Dengan berdalih, demi keluargaku, Agar tak mati kelaparan! Benarkah demikian? Wajarkah? Sepertinya, mereka benar benar lupa siapa Pencipta Nya, Pencipta Yang telah me...

KOPI

KOPI. Ini minuman yang nggak ada lawan. Saya adalah salah seorang penggila coffee yang luar biasa, kalau nggak nyadar punya magh dan lambung yang sering perih mungkin minum coffee tuh kaya minum aer putih. Alkisah, waktu itu selesai bikin acara di rumah Mia, lalu ada kopi jahe yang kita buat sebagai salah satu minuman wajib yang harus ada di samping orange punch yang juga harus ada, berhubung masakannya adalah menu masakan Arab, kebuli kambing dan lain sebagainya, Maka kopi jahe pun teman menikmati kue setelah makan makanan berat. Dan itu minuman wajib. Nah, malam itu karena acara sudah selesai, berhubung masih banyak sisa kopi jahe, karena bikinnya selalu sepanci besar, dan sisanya kira kira satu teko tinggi, mulailah saya eksekusi, mumpung sudah beres semua setelah selesai acara, saya pun bersiap menghilangkan lelah seharian dengan ngegame Play Station, yang saat itu Filmnya God of War atau Spartan, maka kopi jahe seteko itu pun jadi teman ngegame. Mulai deh tanpa sadar t...

Untukmu Anakku, Jadilah Lelaki Tangguh

Dear buah hatiku, Hanya sebulan sekali kita bisa bertemu, bisa memeluk dan menciummu, Hanya empat kali bahkan kurang dalam sebulan bisa memandang wajahmu, Melihat senyum diwajahmu dan air mata yang mengambang di pelupuk matamu Tapi dengan penuh kekuatan, diri ini terus menyemangatimu. Tak boleh menangis,  Tak boleh cengeng! Harus kuat! Jaga kondisi, kalau banyak sedih nanti jadi lemah, yakin dan berserah diri pada Allah. Itu yang slalu kusampaikan padanya, Slalu menjadi penyemangat, Meski di dalam hati ini pun bergemuruh sepertu lautan dahsyat, Air mata ini seperti merontak ingin pecah menghantam bendungan yang kubangun kokoh dengan seribu satu kekuatan. Tapi di depannya, mata ini tak boleh basah. Wajah ini harus menunjukkan ketegaran. Meski badan tak sehat terasa hangat, Tapi tetap harus berbohong dihadapannya, Demi kebaikannya, "Umi baik baik saja, sayang.. Alhamdulillah. Jangan pikirkan umi, konsentrasi belajar saja sayangnya umi... Minta slalu pada Allah segala keb...