Dalam Pelukan Keabadian Karya : NesyaHadar ______________________________ Tuan, pamitmu dini hari tadi Ternyata mengusaikan segala kisah Kepergianmu menjadi catatan duka semesta Empat menit telah merebutmu Engkau hilang sekejap mata Menyisakan duka dan sesaknya air mata Muram Nabastala mencurahkan tangis Atmaku gelisah semenjak langkahmu menyusuri bagaskara pagi ini Gelabah hatiku di ruang tanpa aksara Pulau Lancang diam menjadi saksi bisu atas kepingan-kepingan darah dan percikan anala Tuanku telah pergi Menyisakan secarik kenangan yang abadi Kan kujaga cinta kasih yang Tuan selipkan di keningku fajar tadi Dalam lantunan doa-doa suci Aku luluh dalam tatapan warta yang membahanakan gulita Tuan, adakah keajaiban kau kan kembali Tuk berbincang menggulirkan waktu Seperti janjimu padaku Bahwa kau takkan tinggalkanku terdayuh sendiri Tapi nyata sunyi tlah memelukmu dalam keabadian hakiki. Jakarta, 10 Januari 2021 Mengenang Sriwijaya Air SJ 182